Tampilkan postingan dengan label Wisata Pikiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Pikiran. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Mei 2016

Clean Your Heart



            Saat ini aku sedang merakit perahuku untuk mengantarkanku ke pualu impian dan cita-citaku. Aku merasa bahwa sebenarnya aku ini punya bakat menulis. Tapi karna faktor yang seringkali menghampiri, alhasil kemampuanku ini tak terasah dengan baik. Dan kali ini aku mulai menggiatkan diri lagi untuk menulis setiap hari. Mengeluarkan sumbatan-sumbatan di otak yang mungkin saja bisa menggali pikiran baru yang lebih baru dan segar. Bila kita tau fakta bahwa otak kita ini adalah lebih hebat dan tak tertandingi dengan tekhnologi canggih manapun, tentunya kita akan selalu optimis dalam melakukan banyak hal yang kita inginkan. Bayangkan saja, setiap hal yang kita inginkan bisa tercapai karena kita dianugerahi Tuhan satu benda yang sangat hebat, yaitu otak.
            Oke kali ini aku mau nulis tentang usahaku membersihkan hati. Aku masih agak bingung sama salah satu hadis yang katanya orang yang punya rasa sombong sebesar biji sawi nggak bakal masuk surga. Hm.. ini mustahil kayaknya. Bayangin aja, berpuluh-puluh tahun manusia hidup masa iya sebagai manusia biasa yang didadanya masih ada sifat baik dan buruk nggak pernah ngerasain sehalus-halusnya sombong. Wong anak kecil aja bisa sombong kok, bisa iri-irian kok. Nah aku ya bingung banget sama hadis yang satu ini, biji sawi kan kalo nggak salah kecil banget yak. Nah kalo gitu, bisa jadi semua manusia nggak masuk surga dong karena menurutku di dalam setiap hidup orang pasti pernah walaupun 1 kali dalam hidupnya yang namanya ngerasain sombong itu, kecuali Nabi Saw dan para sahabatnya.
            Hm.. tapi biarpun bingung, ya aku coba untuk selalu bersihin hatiku. Makanya kalo ke perpus kota atau perpus manapun aku lebih suka nyari buku yang berhubungan dengan pembersihan hati. Karena jujur loh, hati itu ibarat taneman kalo nggak disiram ya layu dan akhirnya mati. Makanya aku seneng kalo baca buku-buku yang berkaitan dengan pembersihan hati, karena buku itu ibarat air yag menyirami hatiku yang gersang hehe. Tapi serius loh, jaga hati itu susahnya minta ampun. Jaga hati yang aku maksud di sini itu, hati dijaga jangan sampe ngerasain yang namanya ujub, pamer, ria, dengki, sombong, takabur, dan penyakit-penyakit hati lainnya deh. Susah loh, dan ini musti banyak latihan dan suplemen. Aku jadiin buku dan ceramahnya Aa Gym sebagai suplemen. Eits kenapa harus Aa Gym? karena beliau kalo ceramah ngena banget dan sering banget yang sesuai sama aku. Pokoknya bikin adem-adem ayem deh hati ini kalo denger ceramahnya si Aa teh. Biarpun mungkin banyak yang gak suka sama Aa Gym gara-gara kawin lagi, tapi nggak liat ke arah situnya. Aku tetep ngefans dan kagum sama beliau. Karena beliau bisa mengubah pandanganku kalo setiap sesuatu itu datengnya dari Allah dan hanya kembali pada Allah. Termasuk masalah, masalah sebesar apapun maka kembalikan saja pada Allah. Karena Dia selalu bisa memberikan solusi dari setiap permasalah hambanya. Aa Gym juga orang yang menyadarkan akan artinya bersyukur sampai kepada hal yang terkecil. Ceramah beliau nggak muluk-muluk, sesuai sama kejadian sehari-hari aja. Jadi mudah diterima dan masuk ke hati. Semoga Allah merahmati beliau ini yang sudah menyadarkan banyak dan memberikan kesehatan sampai wafatnya supaya bisa selalu bermanfaat ilmunya bagi umat.
            Oke, satu kata yang aku ambil dari buku yang kubaca. Eh bukan kata deg tapi kalimat hehe. Jadi jangan sampai dunia ini membuat kita senang ataupun marah berlebihan. Aku selalu inget kata-kata ini ketika aku mulai sebel atau marah sama temenku. Dan hasilnya, hatiku seketika bisa netral kembali dan otomatis sabar serta menyerahkan semuanya pada Allah. Sebetulnya hidup ini enak, kalau kita senantiasa bersyukur atas semua yang Allah berikan ke kita. Kita nggak akan pernah dengki, iri ataupun tidak suka pada orang lain bila kita menyadari hal ini. dan menurutku, orang yang hatinya bersih secara otomatis fisiknya juga sehat. Karena ketika hati tenang tanpa penyakit hati otomatis tubuh akan senantiasa rileks dan tidak tegang. Karena kalau tubuh tegang, maka pembuluh darah kitapun ikut berpengaruh dalam mengalirkan darah pembuluh darah akan jadi menyempit dan hal itu pasti akan mempengaruhi jumlah darah yang dialirkan ke seluruh tubuh kita. Akhirnya tubuh kita kekurangan asupan darah baru, yang mana darah itu salah satu unsur yang paling penting dalam kesehatan kita. Maka dengan berkurangnya asupan darah segar, maka berpengaruh juga pada kesehatan kita secara menyeluruh.
            Ketika temen kita dapet rezeki ataupun kebaikan dari Allah kita juga gaboleh tuh yang namanya ga suka. Kita musti ikut seneng kalo temen kita seneng, buka sebaliknya ya. Karena rezeki itu Allah yang ngatur, masa iya kita mau nggak seneng atas hasil keputusan Allah. Yakin deh kita pasti juga dapet rezeki dari jalan lain yang Allah kehendaki untuk kita. Burung aja dapet rezeki kalau dia mau keluar cari makan, masa iya kita nggak? Allah Maha Adil, jadi teang aja. Yang penting mah deket sama Allah aja maka akan terjamin tuh hidup sejahtera dunia.
            Hm tuh kan besar banget dampaknya kalo kita nggak suka sama orang atau punya penyakit hati. Makanya mulai dari sekarang, ayo latih dirimu untuk membersihkan hati dan senantiasa minta sama Allah supaya dianugerahi hati yang bersih dan lembut. Jangan muah terpengruh oleh keadaan dunia yang bisa bikin kita marah apalagi sebel. Bawa santai aja semuanya dan kembalikan pada Allah, yakin deh pasti akan jadi tenang dan hilang beban karena udah diserahin sama yang Maha Terpercaya. Alhasil, masalah selesai hati tenang tubuh sehat dan kita akan bahagia. \o/

Takdir Allah




Mengenai takdir Allah,  Allah menciptakan seluruhnya pasti ada takdirnya. Termasuk menciptakan kita para  manusia. Dan seluruh takdir Allah itu baik. Termasuk keberadaan kita saat ini di sini, sudah ditetapkan oleh Allah. Bahkan ilmu kalam aliran ... menganggap bahwa setiap yang kita lakukan itu sudah tercatat di lauf mahfudz. Tapi apakah orang yang saat ini ada di jalan kesesatan itu berarti Allah memberikan takdir yang buruk kepada mereka. Ada lagi aliran ilmu kalam yang lain, bahwa perbuatan manusia itu dihasilkan dari perbuatan Allah dan kehendak dari manusia itu sendiri. Jadi dapat dikatakan bahwa orang yang saat ini ada di jalan kesesatan dapat mengubah keadaan mereka ketika mereka mengubah diri mereka sendiri. Jadi ketika orang itu punya kemauan untuk berubah dari posisinya yang saat ini tidak baik menjadi kepada posisi yang baik, maka Allah pasti akan membukakan jalan untuknya. Dengan begitu dapat dikatakan bahwa takdir dapat diubah oleh doa. Nah berbicara mengenai takdir dan doa ini, di sejarah islam ada salah satu kisah mengenai ini yang ditujukan kepada slah satu sahabat rasul yaitu umar bin khattab. Umar bin khattab adalah orang yang kuat(badannya kuat dan sifatnya bengis) pada zamannya. Sebelum masuk Islam ia adalah orang yang sangat bengis, ia tidak pernah bas-basi. Ketika dia tidak menyukai seseorang maka dia akan langsung mengacungkan pedangnya dan menebas leher siapapun yang tidak ia sukai. Dan ketika itu ia juga pernah mengubur putrinya hidup-hidup karena malu mempunyai anak perempuan. Nah ketika kedatangan Islam, maka orang kafir quraisy yg tadinya menyembah berhala, sekarang sdh masuk Islam dan meninggakan itu semua. Umar bin khattab pun merasa tdk suka dgn adanya hal ini. ia pun seketika manjadi benci dan sangat menentang Islam, dan ia juga sangat membenci pada orang yang membawa ajaranIslam tersebut. Siapa itu? Ya dia adalah rasulullah Saw. Dan seketika itu dengan sangat tergesa-gesa ia berjalan sambil membawa pedang. Tujuannya adalah ke rumah rasulullah untuk membunuh rasulullah dgn pedangnya. Kemudia ditengah perjalanan ia bertemu dgn seorang penduduk yang mana penduduk tersebut menanyakan akan kemaankah umar. Lalu umar pun menjelaskan maksud tjuannya. Tapi penduduk tsb memberitahu umar bahwasanya adiknya umar sendiri yg bernama fatimah telah masuk islam. Hal ini semakin menambah marah Umar. Dan akhirnya ia tidak jadi pergi ke rumah rasulullah, melainkan dia pergi ke rumah Fatimah adiknya.sesampaiya di rumah fatimah, ternayat adiknya itu sedang membaca al-quran bersama suaminya. Seketika itu juga umar langsung mendobrak pintu adiknya dan memukul adiknya hingga berdarah. Dan ketika adiknya sudah berlumuran darah, ia mengatakan pada umar, “apakah aku disiksa untuk disuruh meninggalkan agama yang telah kupilih? Sebenarnya agama kita sama, Tuhan kita sama, Allah al-haq Allah Tuhan kita.” Seketika itu pula umar tersentak dan merasa iba pada adiknya ia teringat masa-masa kebersamaan dengan adiknya. Samapai akhirnya umar penaaran dengan apa yang dibaca adiknya, dan iapun menyuruh adiknya untuk membacakannya. Ketika itu yg di bc adalah surat thoha ayat 1 sampai 14. Dan ketika itulah hidayah datang kepada Umar. Umaar yang mengerti tentang syair ketika itu menyadari bahwa yang baru saja dibacakan oleh adiknya bukan buatan manusia, melainkan buatan Tuhan. Dan ketika itu umar langsung menuju rumah rasulullah dan mengatakan dihadapan rasul; langsung, kalimat syahadat. Dan sejak saat itu umar masuk islam, dan ia berada di barisan paling depan dalam membela islamdan melindungi rasul dari para kaum kafir quraisy waktu itu. Sebenarnya kejadian ini, yakni berkat doa rasul, yg menginginkan satu diantara dua orang yg amat berpengaruh bagi umat saat itu untuk bisa mendapatkan hidayah dan masuk islam. Dua orang tsb adlah abu jahl dan umar bin khattab. Maka dengan ini berarti doa rasul dikabulkan. Dan dari cerita ini kita bisa mengambil hikmah, bahwasanya kita bisa memohon doa untuk keluarga kita atau teman-teman kita supaya ditunjukkan jalan yang benar. Kembali lagi mengenai cara dakwah kita, bila kita melihat suatu kemungkaran maka cegahlah dengan tanganmu bila tidak dengan lisanmu atau bila tdk bisa juga maka dengan hatimu. Tapi yang terakhir ini adalah selemah-lemahnya iman.
            Pasti ada sesuatu dibalik semua yang menimpa kita, pandangan manusia itu relatif. Bisa jadi yang kita anggap paling buruk untuk kita tapi itulah yang paling baik menurut Allah. Seperti ceritanya aa gym, yang sering beliau utarakan cobaan atau ujian bagi seseorang atau hal buruk yang menimpa seseorang janganlah dipandang sebagai sesuatu yang buruk. Tapi kita lihat, perbedaan dari orang yang terken musibah tsb. Apakah setelah diberikan musibah, org tersebut tambah baik? Solatnya jadi rajin? Puasanya jadi rajin? Tahajudnya, dhuhanya? Bila musibah tsb menjadikan seorang makhluk menjadi semakin dekat dengan Allah maka itu merupakan suatu karunia dan kasih sayang Allah kpd hambanya. Allah tidak mau hamba tersebut berjalan ke arah yang lebih salah. Misalnya kamu kehilangan hp, hal tersebut jangan dipandang sebagai hal yang seutuhnya buruk. Tapi lihat sisi laindari hal it. Bisa saja dengan hilangnya handphone tersebut, Allah ingin kita tidak berhubungan lagi dengan orang-orang yang salah. Kan misalnya ada tuh temen-temen masa lalau kita yang ngga baik buat kita. Dan untuk menjauhkan kita dari org tsb, maka Allah ambil handphone kita dengan cara ndilalahnya dicuri orang.



Kamis, 19 Mei 2016

Di Dunia Keadaan Apapun Tidak Pernah Sempurna


            Di dunia keadaan apapun tidak pernah sempurna. Semua adalah relatif. Ada orang yang mempunyai pekerjaan dan selalu sibuk sampai tidak punya waktu untuk dirinya sendiri dan keluarganya  justru iri terhadap orang yang hidup dikampung bisa bercengkrama dengan keluarga setiap hari. Nah begitupun sebaliknya, orang kampung yang memiliki kehidupan pas-pasan tentunya menganggap kehidupan kota dengan pegawai bergaji besar adalah kehidupan yang sempurna. Yakinlah semua itu relatif dan tidak ada yang benar-benar sempurna bahagia. Karna kebahagiaan sempurna hanya ada di surganya Allah Swt.
            Kunci dari setiap kebahagiaan itu simple. Yakni dengan selalu bersyukur kepada Allah Swt. Atas segala yang telah Dia berikan kepada kita saat ini. Baik itu saat ini Allah memberi kita keadaan yang cukup ataupun lebih. Karena bahagia di dunia yang sesungguhnya adalah hanya dengan bersyukur. Bersyukur juga bisa membuat Allah Swt. Menambah nikmatnya pada kita. Siapa tau dengan kita bersyukur tidak iri atau dengki terhadap keberhasilan teman, maka Allah akan membukakan jalan pada kita untuk memperoleh sesuatu yang baik yang saat ini belum ada pada kita. Allah kan Maha Kuasa, terserah Dia dong mau ngasih ke siapa.
            Nah, tentunya untuk menarik perhatian Allah Swt. Kita sebagai hambanya juga musti mendekat padanya. Contoh visualisasinya sih, misal kita punya uang lebih kemudian ada dua teman kita yang satu deket sama kita dan yang sau nggak deket-deket banget. Dan uang kita itu Cuma cukup buat ngebantu salah satu dari kedua temen kita itu. Dan ibaratnya juga kebutuhan dari kedua temen kita itu sama, semisal buat beli buku. Nah pastinya kita akan lebih respect sama temen deket kita dan mau ngebantu dia pinjemin uang kita buat beli buku. Nah sama kayak kita ke Allah, kalo kita deket sama Dia pasti bakalan sering dibantu kalo ada kesulitan.
            Dan salah satu cara deket sama Allah adalah punya hati yang bersih. Karena Allah itu suci dan menyukai kesucian. Dalam pelajaran tasawuf juga dijelasin kan ya, kalo hati kita sudah diberi makan dengan dzikir  lalu diberi minum dengan tafakur dan dibersihkan atau dijauhkan dari kotoran-kotoran hati maka hati tersebut akan bisa melihar hal-hal yang bersifat hikmah. Istilahnya hati kita ini tersingkap gitulah. Nah tapi kan pastinya ngga mudah dong ya untuk punya hati yang sehat kayak gitu. Karena ada setan juga yang 24 jam ngikutin kita terus dan bisikin hal yang jelek-jelek. Tapi biarpun begitu kita juga musti tetep beruaha untuk melawan musuh utama kita itu. Ya semoga kita semua selalu dijaga Allah dan diberikan hati yang bersih lagi lembut. Aamiin 
berikut ini ada video tentang kondisi usus kita, baik itu yang normal maupun yang yang bermasalah.

Otak Kita


Subhanallah begitu besar kuasa Allah yang telah menciptakan manusia dengan penuh keragaman dan perbedaan. Bahkan orang kembar identik sekalipun pasti ada titik perbedaannya. Tapi satu hal yang sama yang Allah beri pada semua manusia yang Dia ciptakan, yaitu otak. Otak diberikan Allah pada semua manusia tanpa terkecuali. Mungkin ada bayi lahir tidak sempurna, tapi dibalik ketidaksempurnaannya itu Allah tetap memberikan otak. Otak adalah sumber dari segala gerak dan arahan bagi sang pemilik otak. Mau dibawa kemana diri ini itu semua tergantung pada otak. Otak lah yang tidak pernah tidur, otak akan tidur ketika manusia sudah mati. Bahkan saat kita sedang tidurpun otak masih tetap bekerja. Ini dibuktikan dengan adanya mimpi dan aturan napas kita serta gerakan tidak sadar kita sewaktu tidur itu diatur semua oleh otak. Begitu besar peran otak dalam kehidupan manusia. Maka dari itu sebagai aset yang sangat berharga, otak harus dijaga dan diarahkan dengan sebaik-baiknya untuk menghasilkan kinerja yang optimal dan maksimal.
            Otak kita sungguh luar biasa, bahkan ribuan kali lebih hebat dari komputer tercanggih. Kitapun sering mendengar seorang ilmuan dunia Albert Einstein dikabarkan baru menggunakan 10% dari seluruh bagian otaknya. Kita bisa bayangkan bagaimana bila seluruh nya digunakan, akan jadi apa dunia ini? masyaAllah. Dan karena Allah memberi bekal kepada setiap manusia adalah otak yang sama, maka sebetulnya tidak ada istilah bodoh, dungu, telmi, dan lain-lain. Maka dari itu, keoptimalan otak kita sangat bergantung pada sang pemilik otak. Yuk, mulai sekarang kita jaga dan optimalkan otak yang telah Allah berikan ini. Sebagai wujud syukur kita padanya. ^^



Subhanallah begitu besar kuasa Allah yang telah menciptakan manusia dengan penuh keragaman dan perbedaan. Bahkan orang kembar identik sekalipun pasti ada titik perbedaannya. Tapi satu hal yang sama yang Allah beri pada semua manusia yang Dia ciptakan, yaitu otak. Otak diberikan Allah pada semua manusia tanpa terkecuali. Mungkin ada bayi lahir tidak sempurna, tapi dibalik ketidaksempurnaannya itu Allah tetap memberikan otak. Otak adalah sumber dari segala gerak dan arahan bagi sang pemilik otak. Mau dibawa kemana diri ini itu semua tergantung pada otak. Otak lah yang tidak pernah tidur, otak akan tidur ketika manusia sudah mati. Bahkan saat kita sedang tidurpun otak masih tetap bekerja. Ini dibuktikan dengan adanya mimpi dan aturan napas kita serta gerakan tidak sadar kita sewaktu tidur itu diatur semua oleh otak. Begitu besar peran otak dalam kehidupan manusia. Maka dari itu sebagai aset yang sangat berharga, otak harus dijaga dan diarahkan dengan sebaik-baiknya untuk menghasilkan kinerja yang optimal dan maksimal.
            Otak kita sungguh luar biasa, bahkan ribuan kali lebih hebat dari komputer tercanggih. Kitapun sering mendengar seorang ilmuan dunia Albert Einstein dikabarkan baru menggunakan 10% dari seluruh bagian otaknya. Kita bisa bayangkan bagaimana bila seluruh nya digunakan, akan jadi apa dunia ini? masyaAllah. Dan karena Allah memberi bekal kepada setiap manusia adalah otak yang sama, maka sebetulnya tidak ada istilah bodoh, dungu, telmi, dan lain-lain. Maka dari itu, keoptimalan otak kita sangat bergantung pada sang pemilik otak. Yuk, mulai sekarang kita jaga dan optimalkan otak yang telah Allah berikan ini. Sebagai wujud syukur kita padanya. ^^

Jangan Berharap Pada Manusia


Manusia adalah makhluk yang paling sempurna yang diciptakan Tuhan dimuka bumi  ini. Manusia merupakan gabungan antara malaikat dan iblis. Karena manusia memiliki ketaatan seperti malaikat dan memilki nafsu binatang layaknya iblis. Dengan akal yang diberikan Tuhan kepada manusia, manusia dapat membedakan antara hal yang benar dan yang salah. Walaupun telah dianugerahkan akal oleh Allah SWT. Tetapi tidak semua manusia mampu dan mau menggunakan akalnya untuk berbuat. Karena merupakan gabungan antara malaikat dan iblis, manusiapun tentunya mewarisi sifat-sifat dari kedua makhluk tersebut. Hanya orang yang berhasil melawan hawa nafsunya lah yang akan berpredikat menjadi orang beruntung dan dominan mewarisi sifat malaikat. Sebaliknya orang yang selalu mengikuti hawa nafsunya dominan mewarisi sifat setan. Memang tidak mudah melawan nafsu dalam diri sendiri. Sangat besar dan banyak sekali godaan dan rintangan yang menghadang dalam perjalanan manusia menjalani hidupnya di dunia ini. Maka dari itu, manusia harus selalu memohon perlindungan dari Allah supaya diberikan kekuatan untuk melawan nafsu dalam diri.
            Terlepas dari itu semua, manusia dengan segala keterbatasannya tidak akan bisa berbuat banyak dan sempurna layaknya yang menciptakan Tuhan. Dalam kehidupan bermasyarakat sering sekali kita berhubungan dengan berbagai macam watak manusia dari segala penjuru. Setiap hari ada saja problema yang dihadapi manusia dalam kehidupannya. Tidak jarang satu manusia mengaharapkan bantuan atau perhatian dari manusia lainnya. Namun, kembali lagi pada penjelasan sebelumnya bahwa manusia adalah makhluk yang serba terbatas. Tentu banyak kekecewaan bila kita berharap pada manusia. Misalnya saja kita merencanakan jalan-jalan bersama teman kita, kita sangat berharap bila teman kita bisa menemani kita jalan-jalan seharian. Dan teman kita pun menyanggupinya. Ternyata ketika tiba hari H yang kita tunggu-tunggu teman kita itu mendadak membatalkan jalan-jalan bersama karena ada keperluan lain. Nah, di sinilah bila kita berharap pada manusia akan banyak kekecewaan yang timbul. Karena manusia adalah makhluk yang lemah yang belum tentu bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia lainnya.
            Maka dari itu, hanya kepada Allah lah patutnya kita berharap. Karena Allah selalu bisa memenuhi keinginan dan kebutuhan hambanya selama hamba itu meminta dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT. Mudah-mudahan kita menjadi hamba Allah yang senantiasa bersyukur dan berharap apapun hanya kepada Allah. Amin ya Rabbalamin.