Tampilkan postingan dengan label Wisata Pikiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Pikiran. Tampilkan semua postingan
Selasa, 06 Desember 2016
Senin, 23 Mei 2016
Clean Your Heart
Saat ini aku sedang merakit perahuku
untuk mengantarkanku ke pualu impian dan cita-citaku. Aku merasa bahwa
sebenarnya aku ini punya bakat menulis. Tapi karna faktor yang seringkali
menghampiri, alhasil kemampuanku ini tak terasah dengan baik. Dan kali ini aku
mulai menggiatkan diri lagi untuk menulis setiap hari. Mengeluarkan
sumbatan-sumbatan di otak yang mungkin saja bisa menggali pikiran baru yang
lebih baru dan segar. Bila kita tau fakta bahwa otak kita ini adalah lebih
hebat dan tak tertandingi dengan tekhnologi canggih manapun, tentunya kita akan
selalu optimis dalam melakukan banyak hal yang kita inginkan. Bayangkan saja,
setiap hal yang kita inginkan bisa tercapai karena kita dianugerahi Tuhan satu
benda yang sangat hebat, yaitu otak.
Oke kali ini aku mau nulis tentang
usahaku membersihkan hati. Aku masih agak bingung sama salah satu hadis yang
katanya orang yang punya rasa sombong sebesar biji sawi nggak bakal masuk
surga. Hm.. ini mustahil kayaknya. Bayangin aja, berpuluh-puluh tahun manusia
hidup masa iya sebagai manusia biasa yang didadanya masih ada sifat baik dan
buruk nggak pernah ngerasain sehalus-halusnya sombong. Wong anak kecil aja bisa
sombong kok, bisa iri-irian kok. Nah aku ya bingung banget sama hadis yang satu
ini, biji sawi kan kalo nggak salah kecil banget yak. Nah kalo gitu, bisa jadi
semua manusia nggak masuk surga dong karena menurutku di dalam setiap hidup
orang pasti pernah walaupun 1 kali dalam hidupnya yang namanya ngerasain
sombong itu, kecuali Nabi Saw dan para sahabatnya.
Hm.. tapi biarpun bingung, ya aku
coba untuk selalu bersihin hatiku. Makanya kalo ke perpus kota atau perpus
manapun aku lebih suka nyari buku yang berhubungan dengan pembersihan hati.
Karena jujur loh, hati itu ibarat taneman kalo nggak disiram ya layu dan
akhirnya mati. Makanya aku seneng kalo baca buku-buku yang berkaitan dengan
pembersihan hati, karena buku itu ibarat air yag menyirami hatiku yang gersang
hehe. Tapi serius loh, jaga hati itu susahnya minta ampun. Jaga hati yang aku
maksud di sini itu, hati dijaga jangan sampe ngerasain yang namanya ujub,
pamer, ria, dengki, sombong, takabur, dan penyakit-penyakit hati lainnya deh.
Susah loh, dan ini musti banyak latihan dan suplemen. Aku jadiin buku dan
ceramahnya Aa Gym sebagai suplemen. Eits kenapa harus Aa Gym? karena beliau
kalo ceramah ngena banget dan sering banget yang sesuai sama aku. Pokoknya
bikin adem-adem ayem deh hati ini kalo denger ceramahnya si Aa teh. Biarpun
mungkin banyak yang gak suka sama Aa Gym gara-gara kawin lagi, tapi nggak liat ke
arah situnya. Aku tetep ngefans dan kagum sama beliau. Karena beliau bisa
mengubah pandanganku kalo setiap sesuatu itu datengnya dari Allah dan hanya
kembali pada Allah. Termasuk masalah, masalah sebesar apapun maka kembalikan
saja pada Allah. Karena Dia selalu bisa memberikan solusi dari setiap
permasalah hambanya. Aa Gym juga orang yang menyadarkan akan artinya bersyukur
sampai kepada hal yang terkecil. Ceramah beliau nggak muluk-muluk, sesuai sama
kejadian sehari-hari aja. Jadi mudah diterima dan masuk ke hati. Semoga Allah
merahmati beliau ini yang sudah menyadarkan banyak dan memberikan kesehatan
sampai wafatnya supaya bisa selalu bermanfaat ilmunya bagi umat.
Oke, satu kata yang aku ambil dari
buku yang kubaca. Eh bukan kata deg tapi kalimat hehe. Jadi jangan sampai dunia
ini membuat kita senang ataupun marah berlebihan. Aku selalu inget kata-kata
ini ketika aku mulai sebel atau marah sama temenku. Dan hasilnya, hatiku
seketika bisa netral kembali dan otomatis sabar serta menyerahkan semuanya pada
Allah. Sebetulnya hidup ini enak, kalau kita senantiasa bersyukur atas semua
yang Allah berikan ke kita. Kita nggak akan pernah dengki, iri ataupun tidak
suka pada orang lain bila kita menyadari hal ini. dan menurutku, orang yang
hatinya bersih secara otomatis fisiknya juga sehat. Karena ketika hati tenang
tanpa penyakit hati otomatis tubuh akan senantiasa rileks dan tidak tegang.
Karena kalau tubuh tegang, maka pembuluh darah kitapun ikut berpengaruh dalam
mengalirkan darah pembuluh darah akan jadi menyempit dan hal itu pasti akan
mempengaruhi jumlah darah yang dialirkan ke seluruh tubuh kita. Akhirnya tubuh
kita kekurangan asupan darah baru, yang mana darah itu salah satu unsur yang
paling penting dalam kesehatan kita. Maka dengan berkurangnya asupan darah segar,
maka berpengaruh juga pada kesehatan kita secara menyeluruh.
Ketika temen kita dapet rezeki
ataupun kebaikan dari Allah kita juga gaboleh tuh yang namanya ga suka. Kita
musti ikut seneng kalo temen kita seneng, buka sebaliknya ya. Karena rezeki itu
Allah yang ngatur, masa iya kita mau nggak seneng atas hasil keputusan Allah.
Yakin deh kita pasti juga dapet rezeki dari jalan lain yang Allah kehendaki
untuk kita. Burung aja dapet rezeki kalau dia mau keluar cari makan, masa iya
kita nggak? Allah Maha Adil, jadi teang aja. Yang penting mah deket sama Allah
aja maka akan terjamin tuh hidup sejahtera dunia.
Hm tuh kan besar banget dampaknya
kalo kita nggak suka sama orang atau punya penyakit hati. Makanya mulai dari
sekarang, ayo latih dirimu untuk membersihkan hati dan senantiasa minta sama
Allah supaya dianugerahi hati yang bersih dan lembut. Jangan muah terpengruh
oleh keadaan dunia yang bisa bikin kita marah apalagi sebel. Bawa santai aja
semuanya dan kembalikan pada Allah, yakin deh pasti akan jadi tenang dan hilang
beban karena udah diserahin sama yang Maha Terpercaya. Alhasil, masalah selesai
hati tenang tubuh sehat dan kita akan bahagia. \o/
Takdir Allah
Mengenai takdir Allah, Allah
menciptakan seluruhnya pasti ada takdirnya. Termasuk menciptakan kita para manusia. Dan seluruh takdir Allah itu baik.
Termasuk keberadaan kita saat ini di sini, sudah ditetapkan oleh Allah. Bahkan
ilmu kalam aliran ... menganggap bahwa setiap yang kita lakukan itu sudah
tercatat di lauf mahfudz. Tapi apakah orang yang saat ini ada di jalan
kesesatan itu berarti Allah memberikan takdir yang buruk kepada mereka. Ada lagi
aliran ilmu kalam yang lain, bahwa perbuatan manusia itu dihasilkan dari
perbuatan Allah dan kehendak dari manusia itu sendiri. Jadi dapat dikatakan
bahwa orang yang saat ini ada di jalan kesesatan dapat mengubah keadaan mereka
ketika mereka mengubah diri mereka sendiri. Jadi ketika orang itu punya kemauan
untuk berubah dari posisinya yang saat ini tidak baik menjadi kepada posisi
yang baik, maka Allah pasti akan membukakan jalan untuknya. Dengan begitu dapat
dikatakan bahwa takdir dapat diubah oleh doa. Nah berbicara mengenai takdir dan
doa ini, di sejarah islam ada salah satu kisah mengenai ini yang ditujukan
kepada slah satu sahabat rasul yaitu umar bin khattab. Umar bin khattab adalah
orang yang kuat(badannya kuat dan sifatnya bengis) pada zamannya. Sebelum masuk
Islam ia adalah orang yang sangat bengis, ia tidak pernah bas-basi. Ketika dia
tidak menyukai seseorang maka dia akan langsung mengacungkan pedangnya dan
menebas leher siapapun yang tidak ia sukai. Dan ketika itu ia juga pernah
mengubur putrinya hidup-hidup karena malu mempunyai anak perempuan. Nah ketika
kedatangan Islam, maka orang kafir quraisy yg tadinya menyembah berhala,
sekarang sdh masuk Islam dan meninggakan itu semua. Umar bin khattab pun merasa
tdk suka dgn adanya hal ini. ia pun seketika manjadi benci dan sangat menentang
Islam, dan ia juga sangat membenci pada orang yang membawa ajaranIslam
tersebut. Siapa itu? Ya dia adalah rasulullah Saw. Dan seketika itu dengan
sangat tergesa-gesa ia berjalan sambil membawa pedang. Tujuannya adalah ke
rumah rasulullah untuk membunuh rasulullah dgn pedangnya. Kemudia ditengah
perjalanan ia bertemu dgn seorang penduduk yang mana penduduk tersebut
menanyakan akan kemaankah umar. Lalu umar pun menjelaskan maksud tjuannya. Tapi
penduduk tsb memberitahu umar bahwasanya adiknya umar sendiri yg bernama fatimah
telah masuk islam. Hal ini semakin menambah marah Umar. Dan akhirnya ia tidak
jadi pergi ke rumah rasulullah, melainkan dia pergi ke rumah Fatimah
adiknya.sesampaiya di rumah fatimah, ternayat adiknya itu sedang membaca
al-quran bersama suaminya. Seketika itu juga umar langsung mendobrak pintu
adiknya dan memukul adiknya hingga berdarah. Dan ketika adiknya sudah
berlumuran darah, ia mengatakan pada umar, “apakah aku disiksa untuk disuruh
meninggalkan agama yang telah kupilih? Sebenarnya agama kita sama, Tuhan kita
sama, Allah al-haq Allah Tuhan kita.” Seketika itu pula umar tersentak dan
merasa iba pada adiknya ia teringat masa-masa kebersamaan dengan adiknya.
Samapai akhirnya umar penaaran dengan apa yang dibaca adiknya, dan iapun
menyuruh adiknya untuk membacakannya. Ketika itu yg di bc adalah surat thoha
ayat 1 sampai 14. Dan ketika itulah hidayah datang kepada Umar. Umaar yang
mengerti tentang syair ketika itu menyadari bahwa yang baru saja dibacakan oleh
adiknya bukan buatan manusia, melainkan buatan Tuhan. Dan ketika itu umar
langsung menuju rumah rasulullah dan mengatakan dihadapan rasul; langsung,
kalimat syahadat. Dan sejak saat itu umar masuk islam, dan ia berada di barisan
paling depan dalam membela islamdan melindungi rasul dari para kaum kafir quraisy
waktu itu. Sebenarnya kejadian ini, yakni berkat doa rasul, yg menginginkan
satu diantara dua orang yg amat berpengaruh bagi umat saat itu untuk bisa
mendapatkan hidayah dan masuk islam. Dua orang tsb adlah abu jahl dan umar bin
khattab. Maka dengan ini berarti doa rasul dikabulkan. Dan dari cerita ini kita
bisa mengambil hikmah, bahwasanya kita bisa memohon doa untuk keluarga kita
atau teman-teman kita supaya ditunjukkan jalan yang benar. Kembali lagi
mengenai cara dakwah kita, bila kita melihat suatu kemungkaran maka cegahlah
dengan tanganmu bila tidak dengan lisanmu atau bila tdk bisa juga maka dengan
hatimu. Tapi yang terakhir ini adalah selemah-lemahnya iman.
Pasti ada sesuatu
dibalik semua yang menimpa kita, pandangan manusia itu relatif. Bisa jadi yang
kita anggap paling buruk untuk kita tapi itulah yang paling baik menurut Allah.
Seperti ceritanya aa gym, yang sering beliau utarakan cobaan atau ujian bagi
seseorang atau hal buruk yang menimpa seseorang janganlah dipandang sebagai
sesuatu yang buruk. Tapi kita lihat, perbedaan dari orang yang terken musibah
tsb. Apakah setelah diberikan musibah, org tersebut tambah baik? Solatnya jadi
rajin? Puasanya jadi rajin? Tahajudnya, dhuhanya? Bila musibah tsb menjadikan
seorang makhluk menjadi semakin dekat dengan Allah maka itu merupakan suatu
karunia dan kasih sayang Allah kpd hambanya. Allah tidak mau hamba tersebut berjalan
ke arah yang lebih salah. Misalnya kamu kehilangan hp, hal tersebut jangan
dipandang sebagai hal yang seutuhnya buruk. Tapi lihat sisi laindari hal it.
Bisa saja dengan hilangnya handphone tersebut, Allah ingin kita tidak
berhubungan lagi dengan orang-orang yang salah. Kan misalnya ada tuh
temen-temen masa lalau kita yang ngga baik buat kita. Dan untuk menjauhkan kita
dari org tsb, maka Allah ambil handphone kita dengan cara ndilalahnya dicuri
orang.
Kamis, 19 Mei 2016
Di Dunia Keadaan Apapun Tidak Pernah Sempurna
Di dunia keadaan
apapun tidak pernah sempurna. Semua adalah relatif. Ada orang yang mempunyai
pekerjaan dan selalu sibuk sampai tidak punya waktu untuk dirinya sendiri dan
keluarganya justru iri terhadap orang
yang hidup dikampung bisa bercengkrama dengan keluarga setiap hari. Nah
begitupun sebaliknya, orang kampung yang memiliki kehidupan pas-pasan tentunya
menganggap kehidupan kota dengan pegawai bergaji besar adalah kehidupan yang
sempurna. Yakinlah semua itu relatif dan tidak ada yang benar-benar sempurna
bahagia. Karna kebahagiaan sempurna hanya ada di surganya Allah Swt.
Kunci dari setiap
kebahagiaan itu simple. Yakni dengan selalu bersyukur kepada Allah Swt. Atas
segala yang telah Dia berikan kepada kita saat ini. Baik itu saat ini Allah
memberi kita keadaan yang cukup ataupun lebih. Karena bahagia di dunia yang
sesungguhnya adalah hanya dengan bersyukur. Bersyukur juga bisa membuat Allah
Swt. Menambah nikmatnya pada kita. Siapa tau dengan kita bersyukur tidak iri
atau dengki terhadap keberhasilan teman, maka Allah akan membukakan jalan pada
kita untuk memperoleh sesuatu yang baik yang saat ini belum ada pada kita.
Allah kan Maha Kuasa, terserah Dia dong mau ngasih ke siapa.
Nah, tentunya
untuk menarik perhatian Allah Swt. Kita sebagai hambanya juga musti mendekat
padanya. Contoh visualisasinya sih, misal kita punya uang lebih kemudian ada
dua teman kita yang satu deket sama kita dan yang sau nggak deket-deket banget.
Dan uang kita itu Cuma cukup buat ngebantu salah satu dari kedua temen kita
itu. Dan ibaratnya juga kebutuhan dari kedua temen kita itu sama, semisal buat
beli buku. Nah pastinya kita akan lebih respect sama temen deket kita dan mau
ngebantu dia pinjemin uang kita buat beli buku. Nah sama kayak kita ke Allah,
kalo kita deket sama Dia pasti bakalan sering dibantu kalo ada kesulitan.
Dan salah satu
cara deket sama Allah adalah punya hati yang bersih. Karena Allah itu suci dan
menyukai kesucian. Dalam pelajaran tasawuf juga dijelasin kan ya, kalo hati
kita sudah diberi makan dengan dzikir lalu
diberi minum dengan tafakur dan dibersihkan atau dijauhkan dari kotoran-kotoran
hati maka hati tersebut akan bisa melihar hal-hal yang bersifat hikmah.
Istilahnya hati kita ini tersingkap gitulah. Nah tapi kan pastinya ngga mudah
dong ya untuk punya hati yang sehat kayak gitu. Karena ada setan juga yang 24
jam ngikutin kita terus dan bisikin hal yang jelek-jelek. Tapi biarpun begitu
kita juga musti tetep beruaha untuk melawan musuh utama kita itu. Ya semoga
kita semua selalu dijaga Allah dan diberikan hati yang bersih lagi lembut.
Aamiin
Otak Kita
Subhanallah begitu besar kuasa Allah
yang telah menciptakan manusia dengan penuh keragaman dan perbedaan. Bahkan
orang kembar identik sekalipun pasti ada titik perbedaannya. Tapi satu hal yang
sama yang Allah beri pada semua manusia yang Dia ciptakan, yaitu otak. Otak
diberikan Allah pada semua manusia tanpa terkecuali. Mungkin ada bayi lahir
tidak sempurna, tapi dibalik ketidaksempurnaannya itu Allah tetap memberikan
otak. Otak adalah sumber dari segala gerak dan arahan bagi sang pemilik otak.
Mau dibawa kemana diri ini itu semua tergantung pada otak. Otak lah yang tidak
pernah tidur, otak akan tidur ketika manusia sudah mati. Bahkan saat kita
sedang tidurpun otak masih tetap bekerja. Ini dibuktikan dengan adanya mimpi
dan aturan napas kita serta gerakan tidak sadar kita sewaktu tidur itu diatur
semua oleh otak. Begitu besar peran otak dalam kehidupan manusia. Maka dari itu
sebagai aset yang sangat berharga, otak harus dijaga dan diarahkan dengan
sebaik-baiknya untuk menghasilkan kinerja yang optimal dan maksimal.
Otak
kita sungguh luar biasa, bahkan ribuan kali lebih hebat dari komputer
tercanggih. Kitapun sering mendengar seorang ilmuan dunia Albert Einstein
dikabarkan baru menggunakan 10% dari seluruh bagian otaknya. Kita bisa
bayangkan bagaimana bila seluruh nya digunakan, akan jadi apa dunia ini?
masyaAllah. Dan karena Allah memberi bekal kepada setiap manusia adalah otak
yang sama, maka sebetulnya tidak ada istilah bodoh, dungu, telmi, dan
lain-lain. Maka dari itu, keoptimalan otak kita sangat bergantung pada sang
pemilik otak. Yuk, mulai sekarang kita jaga dan optimalkan otak yang telah
Allah berikan ini. Sebagai wujud syukur kita padanya. ^^
Subhanallah begitu besar kuasa Allah
yang telah menciptakan manusia dengan penuh keragaman dan perbedaan. Bahkan
orang kembar identik sekalipun pasti ada titik perbedaannya. Tapi satu hal yang
sama yang Allah beri pada semua manusia yang Dia ciptakan, yaitu otak. Otak
diberikan Allah pada semua manusia tanpa terkecuali. Mungkin ada bayi lahir
tidak sempurna, tapi dibalik ketidaksempurnaannya itu Allah tetap memberikan
otak. Otak adalah sumber dari segala gerak dan arahan bagi sang pemilik otak.
Mau dibawa kemana diri ini itu semua tergantung pada otak. Otak lah yang tidak
pernah tidur, otak akan tidur ketika manusia sudah mati. Bahkan saat kita
sedang tidurpun otak masih tetap bekerja. Ini dibuktikan dengan adanya mimpi
dan aturan napas kita serta gerakan tidak sadar kita sewaktu tidur itu diatur
semua oleh otak. Begitu besar peran otak dalam kehidupan manusia. Maka dari itu
sebagai aset yang sangat berharga, otak harus dijaga dan diarahkan dengan
sebaik-baiknya untuk menghasilkan kinerja yang optimal dan maksimal.
Otak
kita sungguh luar biasa, bahkan ribuan kali lebih hebat dari komputer
tercanggih. Kitapun sering mendengar seorang ilmuan dunia Albert Einstein
dikabarkan baru menggunakan 10% dari seluruh bagian otaknya. Kita bisa
bayangkan bagaimana bila seluruh nya digunakan, akan jadi apa dunia ini?
masyaAllah. Dan karena Allah memberi bekal kepada setiap manusia adalah otak
yang sama, maka sebetulnya tidak ada istilah bodoh, dungu, telmi, dan
lain-lain. Maka dari itu, keoptimalan otak kita sangat bergantung pada sang
pemilik otak. Yuk, mulai sekarang kita jaga dan optimalkan otak yang telah
Allah berikan ini. Sebagai wujud syukur kita padanya. ^^
Jangan Berharap Pada Manusia
Manusia adalah makhluk yang paling
sempurna yang diciptakan Tuhan dimuka bumi ini. Manusia merupakan gabungan antara
malaikat dan iblis. Karena manusia memiliki ketaatan seperti malaikat dan
memilki nafsu binatang layaknya iblis. Dengan akal yang diberikan Tuhan kepada
manusia, manusia dapat membedakan antara hal yang benar dan yang salah.
Walaupun telah dianugerahkan akal oleh Allah SWT. Tetapi tidak semua manusia
mampu dan mau menggunakan akalnya untuk berbuat. Karena merupakan gabungan
antara malaikat dan iblis, manusiapun tentunya mewarisi sifat-sifat dari kedua
makhluk tersebut. Hanya orang yang berhasil melawan hawa nafsunya lah yang akan
berpredikat menjadi orang beruntung dan dominan mewarisi sifat malaikat.
Sebaliknya orang yang selalu mengikuti hawa nafsunya dominan mewarisi sifat
setan. Memang tidak mudah melawan nafsu dalam diri sendiri. Sangat besar dan
banyak sekali godaan dan rintangan yang menghadang dalam perjalanan manusia
menjalani hidupnya di dunia ini. Maka dari itu, manusia harus selalu memohon
perlindungan dari Allah supaya diberikan kekuatan untuk melawan nafsu dalam
diri.
Terlepas
dari itu semua, manusia dengan segala keterbatasannya tidak akan bisa berbuat
banyak dan sempurna layaknya yang menciptakan Tuhan. Dalam kehidupan
bermasyarakat sering sekali kita berhubungan dengan berbagai macam watak
manusia dari segala penjuru. Setiap hari ada saja problema yang dihadapi
manusia dalam kehidupannya. Tidak jarang satu manusia mengaharapkan bantuan
atau perhatian dari manusia lainnya. Namun, kembali lagi pada penjelasan
sebelumnya bahwa manusia adalah makhluk yang serba terbatas. Tentu banyak
kekecewaan bila kita berharap pada manusia. Misalnya saja kita merencanakan
jalan-jalan bersama teman kita, kita sangat berharap bila teman kita bisa
menemani kita jalan-jalan seharian. Dan teman kita pun menyanggupinya. Ternyata
ketika tiba hari H yang kita tunggu-tunggu teman kita itu mendadak membatalkan
jalan-jalan bersama karena ada keperluan lain. Nah, di sinilah bila kita
berharap pada manusia akan banyak kekecewaan yang timbul. Karena manusia adalah
makhluk yang lemah yang belum tentu bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan
manusia lainnya.
Maka
dari itu, hanya kepada Allah lah patutnya kita berharap. Karena Allah selalu
bisa memenuhi keinginan dan kebutuhan hambanya selama hamba itu meminta dengan
sungguh-sungguh kepada Allah SWT. Mudah-mudahan kita menjadi hamba Allah yang
senantiasa bersyukur dan berharap apapun hanya kepada Allah. Amin ya
Rabbalamin.
Langganan:
Postingan (Atom)


