Manusia adalah makhluk yang paling
sempurna yang diciptakan Tuhan dimuka bumi ini. Manusia merupakan gabungan antara
malaikat dan iblis. Karena manusia memiliki ketaatan seperti malaikat dan
memilki nafsu binatang layaknya iblis. Dengan akal yang diberikan Tuhan kepada
manusia, manusia dapat membedakan antara hal yang benar dan yang salah.
Walaupun telah dianugerahkan akal oleh Allah SWT. Tetapi tidak semua manusia
mampu dan mau menggunakan akalnya untuk berbuat. Karena merupakan gabungan
antara malaikat dan iblis, manusiapun tentunya mewarisi sifat-sifat dari kedua
makhluk tersebut. Hanya orang yang berhasil melawan hawa nafsunya lah yang akan
berpredikat menjadi orang beruntung dan dominan mewarisi sifat malaikat.
Sebaliknya orang yang selalu mengikuti hawa nafsunya dominan mewarisi sifat
setan. Memang tidak mudah melawan nafsu dalam diri sendiri. Sangat besar dan
banyak sekali godaan dan rintangan yang menghadang dalam perjalanan manusia
menjalani hidupnya di dunia ini. Maka dari itu, manusia harus selalu memohon
perlindungan dari Allah supaya diberikan kekuatan untuk melawan nafsu dalam
diri.
Terlepas
dari itu semua, manusia dengan segala keterbatasannya tidak akan bisa berbuat
banyak dan sempurna layaknya yang menciptakan Tuhan. Dalam kehidupan
bermasyarakat sering sekali kita berhubungan dengan berbagai macam watak
manusia dari segala penjuru. Setiap hari ada saja problema yang dihadapi
manusia dalam kehidupannya. Tidak jarang satu manusia mengaharapkan bantuan
atau perhatian dari manusia lainnya. Namun, kembali lagi pada penjelasan
sebelumnya bahwa manusia adalah makhluk yang serba terbatas. Tentu banyak
kekecewaan bila kita berharap pada manusia. Misalnya saja kita merencanakan
jalan-jalan bersama teman kita, kita sangat berharap bila teman kita bisa
menemani kita jalan-jalan seharian. Dan teman kita pun menyanggupinya. Ternyata
ketika tiba hari H yang kita tunggu-tunggu teman kita itu mendadak membatalkan
jalan-jalan bersama karena ada keperluan lain. Nah, di sinilah bila kita
berharap pada manusia akan banyak kekecewaan yang timbul. Karena manusia adalah
makhluk yang lemah yang belum tentu bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan
manusia lainnya.
Maka
dari itu, hanya kepada Allah lah patutnya kita berharap. Karena Allah selalu
bisa memenuhi keinginan dan kebutuhan hambanya selama hamba itu meminta dengan
sungguh-sungguh kepada Allah SWT. Mudah-mudahan kita menjadi hamba Allah yang
senantiasa bersyukur dan berharap apapun hanya kepada Allah. Amin ya
Rabbalamin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar