Kamis, 19 Mei 2016

Di Dunia Keadaan Apapun Tidak Pernah Sempurna


            Di dunia keadaan apapun tidak pernah sempurna. Semua adalah relatif. Ada orang yang mempunyai pekerjaan dan selalu sibuk sampai tidak punya waktu untuk dirinya sendiri dan keluarganya  justru iri terhadap orang yang hidup dikampung bisa bercengkrama dengan keluarga setiap hari. Nah begitupun sebaliknya, orang kampung yang memiliki kehidupan pas-pasan tentunya menganggap kehidupan kota dengan pegawai bergaji besar adalah kehidupan yang sempurna. Yakinlah semua itu relatif dan tidak ada yang benar-benar sempurna bahagia. Karna kebahagiaan sempurna hanya ada di surganya Allah Swt.
            Kunci dari setiap kebahagiaan itu simple. Yakni dengan selalu bersyukur kepada Allah Swt. Atas segala yang telah Dia berikan kepada kita saat ini. Baik itu saat ini Allah memberi kita keadaan yang cukup ataupun lebih. Karena bahagia di dunia yang sesungguhnya adalah hanya dengan bersyukur. Bersyukur juga bisa membuat Allah Swt. Menambah nikmatnya pada kita. Siapa tau dengan kita bersyukur tidak iri atau dengki terhadap keberhasilan teman, maka Allah akan membukakan jalan pada kita untuk memperoleh sesuatu yang baik yang saat ini belum ada pada kita. Allah kan Maha Kuasa, terserah Dia dong mau ngasih ke siapa.
            Nah, tentunya untuk menarik perhatian Allah Swt. Kita sebagai hambanya juga musti mendekat padanya. Contoh visualisasinya sih, misal kita punya uang lebih kemudian ada dua teman kita yang satu deket sama kita dan yang sau nggak deket-deket banget. Dan uang kita itu Cuma cukup buat ngebantu salah satu dari kedua temen kita itu. Dan ibaratnya juga kebutuhan dari kedua temen kita itu sama, semisal buat beli buku. Nah pastinya kita akan lebih respect sama temen deket kita dan mau ngebantu dia pinjemin uang kita buat beli buku. Nah sama kayak kita ke Allah, kalo kita deket sama Dia pasti bakalan sering dibantu kalo ada kesulitan.
            Dan salah satu cara deket sama Allah adalah punya hati yang bersih. Karena Allah itu suci dan menyukai kesucian. Dalam pelajaran tasawuf juga dijelasin kan ya, kalo hati kita sudah diberi makan dengan dzikir  lalu diberi minum dengan tafakur dan dibersihkan atau dijauhkan dari kotoran-kotoran hati maka hati tersebut akan bisa melihar hal-hal yang bersifat hikmah. Istilahnya hati kita ini tersingkap gitulah. Nah tapi kan pastinya ngga mudah dong ya untuk punya hati yang sehat kayak gitu. Karena ada setan juga yang 24 jam ngikutin kita terus dan bisikin hal yang jelek-jelek. Tapi biarpun begitu kita juga musti tetep beruaha untuk melawan musuh utama kita itu. Ya semoga kita semua selalu dijaga Allah dan diberikan hati yang bersih lagi lembut. Aamiin 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar