Rabu, 11 Mei 2016



 Makalah Metodologi Penelitian : Mengidentifikasi Proposal Penelitian




PENDAHULUAN
            Dalam penelitian ilmu-ilmu sosial dan pendidikan, apapun masalah yang akan diteliti pada umumnya menggunakan format penelitian yang sesuai dengan pendekatan penelitian, apakah menggunakan pendekatan kuantitatif atau pendekatan kualitatif. Dua pendekatan ini memiliki filosofi yang berbeda, baik dari segi teori, metode dan prosedur serta proses penelitian.
            Tahap pra penelitian merupakan tahap awal bagi peneliti untuk merencanakan, merumuskan dan mendesain usulan penelitian tentang apa masalah yang akan diteliti, dan bagaimana solusi penyelesaian masalah penelitian tersebut, tahap mendesain penelitian (usulan proposal), seperti bagi mahasiswa S1, S2, dan S3. Untuk itu, penyusunan proposal penelitian tidak bisa dihindari oleh seseorang yang ingin meneliti, untuk menyusun proposal penelitian diperlukan suatu persiapan semaksimal mungkin baik pemikiran, waktu, maupun tenaga secara berkesinambungan. Dalam menyusun rancangan penelitian, perlu diantisipasi tentang berbagai sumber yang dapat digunakan untuk mendukung dan yang menghambat terlaksananya penelitian.
            Desain penelitian tidak hanya bermanfaat bagi poeneliti saja. Apabila penelitian kita akan didanai oleh sponsor atau lembaga tertentu, biasanya kita diharuskan menyusun desain penelitian terlebih dahulu. Kualitas proses penelitian, sangat dipengaruhi oleh kualitas desain penelitian yang disusun. Karena merupakan satu-satunya alat untuk mengkomunikasikan rencana peneliti kepada pihak lain, proposal harus berisi informasi yang lengkap tentang desain penelitiannya.



PEMBAHASAN
A.  Komponen-komponen Proposal Penelitian
1.    Pendahuluan
a.       Masalah Penelitian
Penelitian pada hakekatnya bertujuan memecahkan masalah dengan menuruti suatu aturan tertentu, sehingga diperoleh suatu kesimpulan atau generalisasi, baik untuk mendukung atau menyanggah suatu teori ataupun untuk menemukan teori baru. Oleh karena itu dalam menyusun rancangan penelitian, masalah perlu dianalisa dan dirumuskan, sehingga apa yang akan dipecahkan menjadi jelas ruang lingkup dan batas-batasnya.
Pada bagian ini pula, disampimg dibuat perumusan dan/atau pembatasan masalah, dikemukakan pula alasan mengapa dilakukan penelitian terhadp masalah itu baik ditinjau dari segi alasan teoritis maupun alasan praktis. Deskrispsi tentang alasan ini dibuat dalam latar belakang yang mengawali rumusan masalah.
b.    Tujuan dan Kepentingan Penelitian
Untuk memberi arah pelaksanaan penelitian, proposal penelitian memuat tujuan apa yang hendak dicapai. Proposal penelitian juga perlu mencantumkan sampai sejauh mana penelitian akan memberi manfaat dan tunjangan terhadap perbaikan dan pengembangan bidang yang diteliti pada khususnya, umumnya terhadap dunia kependidikan.
c.    Acuan Teori
Pelaksanaan penelitian biasanya mengacu kepada teori tertentu. Dalam proposal yang disusun teori atau konsep-konsep terkait dideskripsikan secara jelas.
d.   Subyek Penelitian
Populasi berikut karakteristiknya hendaklah diutarakan pada proposal penelitian, sehingga jelas pada siapa penelitian itu dilakukan dan untuk siapa generalisasi hasil penelitian diberlakukan.[1]
e.    Metode Penelitian
Uraian tentang metode penelitian mencakup metode penelitain yang digunakan, teknik dan instrument pengumpul data, dan teknik analisis data model rancangan tentang hubungan variable yang akan diuji serta bagaimana hubungan variable itu diuji. Dalam analisis data diuraikan tentang langkah yang ditempuh dalam mengolah data atau menguji hipotesis, serta bagaimana teknik yang digunakan. Dalam hal ini harus pula diadakan perkiraan tentanag pendekatan yang digunakan dalam menganalisis data; apakah pendekatan kualitatif ataukah kuantitatif.
f.     Jadwal Kegiatan, Organisasi Pelaksanaan, dan Alokasi Dana[2]
Jadwal kegiatan biasanya berupa tabel yang memuat rincian pekerjaan mulai dai awal hingga akhir penelitian yang disusun berdasarkan periode waktu mingguan atau bulanan.[3]
Dalam penelitian harus diketahui secara benar pos-pos apa saja yang dianggarkan dalam pelaksanaan penelitian.[4]
B.  Proposal Penelitian Kuantitatif
Proposal untuk penelitian kuantitatif harus mencerminkan pendekatan penelitian deduktif[5]. Karena permasalahan yang diteliti sudah jelas dan prosedur penelitian sudah baku, maka proposal penelitian kuantitatif dipandang sebagai “blue print” yang harus digunakan sebagai pedoman baku dalam melaksanakan penelitian.
1.      Pendahuluan
a.       Latar Belakang Masalah
Dalam latar belakang peneliti mengungkap adanya kesenjangan antara yang terjadi di lapangan dengan teori atau harapan.[6] Untuk memperkuat argumentasi maka ditampilkan dasar teori atau data sehingga pembaca menjadi yakin dan tertarik untuk membaca hasil penelitian kita dan juga untuk menunjukkan bahwa masalah tersebut memang layak untuk diteliti.[7] Selain itu peneliti juga mengungkapkan apa yang hendak diteliti, di mana kejadiannya, teori-teori yang digunakan, indikator-indikator penelitian, dan bagaimana masalah itu dipecahkan.
b.      Identifikasi Masalah
Semua masalah dalam obyek, baik yang akan diteliti maupun yang tidak sedapat mungkin dikemukakan. Selanjutnya dikemukakan hubungan satu masalah dengan masalah lain. Selanjutnya masalah tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk variabel.[8]
c.       Pembatasan Masalah
Pembatasan masalah dilakukan untuk mengetahui variabel apa saja yang akan diteliti, serta bagaimana hubungan variabel satu dengan variabel yang lain.



d.      Rumusan Masalah
Bagian ini menjelaskan masalah peneltian yang akan dikaji. Masalah hendaknya dirumuskan secara jelas dan spesifik. Sebaiknya rumusan masalah itu dinyatakan dalam kalimat pertanyaan.
e.       Tujuan Penelitian
Metode kuantitatif tujuannya ialah menguji teori secara deduksi. Penelitian kuantitatif digunakan untuk tujuan penelitian deskriptif dan eksplanatif. Rumusan tujuan penelitian harus konsisten dengan rumusan masalah penelitian.[9]
2.      Kajian Kepustakaan
Didasarkan pada teoritis yang digunakan untuk merumuskan masalah dan membangun hipotesis penelitian. Dalam aktivitas penelitian peran teori sangat penting dan diperlukan dalam menjelaskan variabel-variabel yang akan diteliti, penelitian akan lebih mudah membuat pilihan variabel-variabel yang berhubungan dengan fenomena yang dikaji.[10]
3.      Metode Penelitian
Untuk menjawab rumusan masalah dan menguji hipotesis, diperlukan metode penelitian. Untuk itu dibagian ini perlu ditetapkan metode penelitian apa yang akan digunakan apakah metode survey, eksperimen, analisis isi atau analisis sekunder.[11]
Pendekatan dan rancangan penelitian, populasi dan sampel penelitian, instrumen penelitian, teknik pengumpulan data, serta teknik analisis data.
a.       Populasi dan Sampel
Untuk pengambilan sampel dari populasi dilakukan secara random dengan kesalahan tertentu.

b.      Teknik pengumpulan data
Beberapa teknik pengumpulan data yang dapat digunakan dalam penelitian adalah wawancara, angket, observasi, dokumentasi, dan gabungan. Yang diperlukan di sini adalah teknik pengumpulan data mana yang paling tepat, sehingga batas yang di dapat valid dan reliable.[12]
c.       Instrument Penelitian
Bertujuan untuk mengukur variable maka jumlah instrument yang digunakan tergantung jumlah variable yang diteliti. Instrument yang digunakan biasanya tes, angket, dan wawancara terstruktur.
d.      Teknik Analisis Data
Berkenaan dengan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah dan pengujian hipotesis yang diajukan. Bagi data kuantitatif tentu saja tekniknya adalah statistik, maka hendaklah disebutkan metode dan jenis statistiknya. Untuk metode misalnya deskriptif atau inferensial, sedangkan jenisnya misal persen, rata-rata, korelasi, analisis varians atau yang lain.[13]
4.      Organisasi dan Jadwal Penelitian
5.      Biaya yang Diperlukan
6.      Daftar Pustaka
C.  Proposal Penelitian Kualitatif
Yaitu rancangan penelitian yang dipersiapkan secara resmi lengkap namun bisa berubah, tidak kaku tetapi cukup fleksibel. Rancangan penelitiannya akan terus berkembang setelah peneliti tahu dan memahami latar penelitiannya, subyek penelitiannya, sumber-sumber datanya setelah melalui pemeriksaan segi cara langsung dilokasi penelitian. Oleh karenanya proposal penelitian kualitatif disebut emergent design, artinya sejak awal apa-apa yang akan diteliti dalam perjalanan proses akan berubah. Rancangan penelitian itu bukannya tidak ada, tetap ada namun berubah-ubah.[14]
1.    Pendahuluan
a.       Latar Belakang Masalah
                        Dalam latar belakang ini, peneliti menyatakan alasan mengambil topik ini. Kemudian peneliti juga memasukkan deskripsi singkat tentang pendekatan yang digunakan. Peneliti juga menjelaskan bahwa rencana penelitian memiliki kontribusi pada pertumbuhan penelitian kualitatif terkait topik-topik yang diminati.
b.      Fokus Penelitian
Fokus itu pada dasarnya adalah sumber pokok dari masalah penelitian. Penentuan fokus penelitian berdasarkan hasil studi pendahuluan, pengalaman, referensi dan disarankan oleh pembimbing atau orang yang dipandang ahli. Fokus dalam penelitian masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah peneliti dilapangan.[15]
c.       Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian kualitatif tidak berkenaan dengan variable penelitian yang bersifat spesifik tetapi lebih makro dan berkaitan dengan kemungkinan apa yang terjadi pada obyek atau situasi sosial penelitian.
d.      Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menemukan. Yakni menemukan teori, memperoleh pemahaman makna, dan mengembangkan realitas kompleks.[16]
e.       Manfaat Penelitian
Untuk penelitian kualitatif, manfaat penelitian lebih bersifat teoritis, yaitu untuk mengembangan ilmu, namun juga tidak menolak manfaat praktisnya untuk memecahkan masalah. Bila peneliti kualitatif dapat menemukan teori, maka akan berguna untuk menjelaskan, memprediksi, dan mengendalikan suatu gejala.
2.    Studi Kepustakaan
Peneliti mendeskripsikan teori-teori yang terkait dengan bidang dan konteks sosial yang diteliti. Teori dalam penelitian kualitatif bersifat sementara dan akan berkembang atau berubah setelah peneliti berada di lapangan. Dalam landasan teori tidak perlu dibuat kerangka berfikir karena dalam penelitian kualitatif justru akan menemukan hipotesis.[17]
3.    Metode Penelitian
Meliputi pendekatan dan rancangan penelitian, kehadiran peneliti, sumber data, teknik pengumpulan data, pengecekan keabsahan data, serta tahapan-tahapan penelitian.[18]
a.       Teknik Pengumpulan Data
Secara umum, dalam penelitian kualitatif alat pengumpulan data yang peling sering digunakan adalah wawancara, pengamatan lapangan, dan telaah dokumen.[19]
b.      Instrument Penelitian
Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrument utama adalah peneliti sendiri atau anggota tim peneliti. Sementara instrumen lainnya, yaitu buku catatan, tape recorder, kamera, dan sebagainya.[20]

c.       Sampel Sumber Data
Penentuan sampel sumber data, pada proposal masih bersifat sementara dan akan berkembang kemudian setelah peneliti di lapangan.[21]
d.      Teknik Analisis Data
      Analisis data dilakukan secara bersamaan dengan pengumpulan data. Proses analisis bersifat induktif yaitu mengumpulkan informasi-informasi khusus menjadi satu kesatuan.[22] Analisis data dilakukan secara terus menerus dari awal sampai akhir penelitian.[23] Analisis data melibatkan pengerjaan pengorganisasian, pemecahan dan sintesis data, pencarian pola-pola, pengungkapan hal yang penting, dan penentuan apa yang dilaporkan.
4.      Organisasi dan Jadwal Penelitian
5.      Biaya yang Diperlukan
6.      Daftar Pustaka







PENUTUP
Kesimpulan dari apa yang sudah dijabarkan adalah  Komponen-komponen Proposal Penelitian terdiri dari:
1.      Pendahuluan
2.      Masalah Penelitian
3.      Tujuan dan Kepentingan Penelitian
4.      Acuan Teori
5.      Subyek Penelitian
6.      Metode Penelitian
7.      Jadwal Kegiatan, Organisasi Pelaksanaan, dan Alokasi Dana
Sedangkan Proposal Penelitian Kuantitatif terdiri dari:
1.      Pendahuluan
a.       Latar Belakang Masalah
b.      Identifikasi Masalah
c.       Pembatasan Masalah
d.      Rumusan Masalah
e.       Tujuan Penelitian
2.      Kajian Kepustakaan
3.      Metode Penelitian
a.       Populasi dan Sampel
b.      Teknik pengumpulan data
c.       Instrument Penelitian
d.      Teknik Analisis Data
4.      Organisasi dan Jadwal Penelitian
5.      Biaya yang Diperlukan
6.      Daftar Pustaka

Dan proposal penelitian kualiotatif terdiri dari:
1.      Pendahuluan
a.       Latar Belakang Masalah
b.      Fokus Penelitian
c.       Rumusan Masalah
d.      Tujuan Penelitian
e.       Manfaat Penelitian
2.      Studi Kepustakaan
3.      Metode Penelitian
a.       Teknik Pengumpulan Data
b.      Instrument Penelitian
c.       Sampel Sumber Data
d.      Teknik Analisis Data
4.      Organisasi dan Jadwal Penelitian
5.      Biaya yang Diperlukan
6.      Daftar Pustaka








DAFTAR PUSTAKA
Ali, Muhammad 1993.Strategi Penelitian Pendidikan.Bandung: Angkasa.
Darmawan, Deni.2013.Metode Penelitian Kuantitatif.Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ghony, M.Djunaid, Fauzan Almanshur. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jogjakarta:Ar-Ruzz Media.
Hadjar, Ibnu.1999.Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Kuantitatif dalam Pendidikan.Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Iskandar.2008.Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial Kuantitatif dan Kualitatif,.Jakarta: Gaung Persada Press.
Kurniawan, Benny.2012.Metodologi Penelitian.Tangerang Selatan: Jelajah Nusa.
Martono, Nanang.2011. Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder.Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Prastowo, Andi.2014. Metode Penelitian Kualitatif dalam Prespektif Rancangan Penelitian.Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Sarosa, Samiaji.2012.Penelitian Kualitatif ‘;Dasar-Dasar.Jakarta: Indeks.
Siregar, Syofian.2013. Metode Penelitian Kuantitatif Dilengkapi Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Subana & Sudradjat.2001. Dasar-dasar Penelitian Ilmiah.Bandung: Pustaka Setia.
Sugiyono.2014.Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D.Bandung: Alfabeta.
Sugiyono.2014.Metode Penelitian Manajemen.Bandung, Alfabeta.
Tanzeh, Ahmad. 2011.Metodologi Penelitian Praktis.Yogyakarta: Teras.
Trianto.2010.Pengantar Penelitian Pendidikan bagi Pengembangan Profesi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan.Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Widi, Restu Kartiko.2010. Asas Metodologi Penelitian Sebuah Pengenalan dan Penuntun Langkah demi Langkah Pelaksanaan Penelitian.Yogyakarta: Graha Ilmu.
Zuriah, Nurul.2006.Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan Teori-Aplikasi.Jakarta: BumiAksara.



                [1] Subana & Sudradjat, Dasar-dasar Penelitian Ilmiah, cet ke-1(Bandung: Pustaka Setia, 2001), hlm.49.
[2]Muhammad Ali, Strategi Penelitian Pendidikan,cet ke-10(Bandung:Angkasa,1993),hlm.95-97.
                [3] Restu Kartiko Widi, Asas Metodologi Penelitian Sebuah Pengenalan dan Penuntun Langkah demi Langkah Pelaksanaan Penelitian, cet ke-1(Yogyakarta: Graha Ilmu, 2010), hlm. 277.
                [4] Benny Kurniawan, Metodologi Penelitian, cet ke-1(Tangerang Selatan: Jelajah Nusa, 2012), hlm. 38.
[5] Ibnu Hadjar, Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Kuantitatif dalam Pendidikan, cet ke-2(Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1999), hlm. 360.
                [6] Syofian Siregar, Metode Penelitian Kuantitatif Dilengkapi Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS,cet ke-1(Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2013), hlm. 119.
[7] Nanang Martono, Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder, cet ke-2(Jakarta: Raja Grafindo Persada, hlm. 134.
[8] Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D, cet ke-20(Bandung: Alfabeta, 2014), hlm.385.
[9] Op.Cit., hlm. 135.
[10] Iskandar, Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial Kuantitatif dan Kualitatif, cet ke-1(Jakarta: Gaung Persada Press, 2008), hlm. 169.
[11] Op.Cit., hlm. 137.
[12] Sugiyono. Metode Penelitian Manajemen, cet ke-3(Bandung, Alfabeta, 2014), hlm. 325.
                [13] Deni Darmawan, Metode Penelitian Kuantitatif, cet ke-1(Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013), hlm. 219.
[14] M.Djunaid Ghony & Fauzan Almanshur, Metodologi Penelitian Kualitatif,cet ke-1(Jogjakarta:Ar-Ruzz Media ,2012),hlm.342.
[15]Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D, cet ke-20(Bandung: Alfabeta, 2014), hlm. 396.
[16] Andi Prastowo, Metode Penelitian Kualitatif dalam Prespektif Rancangan Penelitian, cet ke-3(Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2014), hlm. 41.
                [17] Sugiyono, Op.Cit.,hlm 398-399.
                [18] Ahmad Tanzeh, Metodologi Penelitian Praktis, cet ke-1(Yogyakarta: Teras, 2011), hlm.104.
[19] Samiaji Sarosa, Penelitian Kualitatif Dasar-Dasar, cet ke-1(Jakarta: Indeks, 2012), hlm.37
[20] Andi Prastowo, Op.Cit, hlm. 43.
[21]Sugiyono. Metode Penelitian Manajemen, cet ke-3(Bandung, Alfabeta, 2014), hlm. 454.
                [22] Trianto, Pengantar Penelitian Pendidikan bagi Pengembangan Profesi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, cet ke-1 (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010), hlm. 243.
[23] Nurul Zuriah. Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan Teori-Aplikasi, cet ke-1(Jakarta: Bumi Aksara, 2006), hlm.109.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar